Gedung Serba Guna Dikontrakkan

MEDAN-Gedung Serba Guna (GSG) Sumatera Utara yang berada di Jalan Pancing Medan bakal dikontrakkan kepada pihak swasta. Hal ini dilakukan, karena Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengaku tidak sanggup untuk memelihara aset bernilai ratusan miliar tersebut.

GEDUNG: Gedung Serba Guna  Jalan William Iskandar Medan.//Aminoer Rasyid/SUMUT POS

GEDUNG: Gedung Serba Guna di Jalan William Iskandar Medan.//Aminoer Rasyid/SUMUT POS


“Gedung GSG itu akan segera dikontrakkan. Pemprovsu mengaku tidak sanggup merawat gedung itu. Memang kalau kita lihat, sarana yang dirawat Pemprovsu semuanya parah,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut Chairil Anwar di Medan, Jumat (1/2), ketika ditanya soal pengelolaan gedung tersebu .

Menurut Kadispora baru ini, rencana untuk mengontrakkan GSG tersebut sudah ada ketika dirinya masih menjabat sebagai Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim) Sumut. Dan, pada saat itu juga, sudah ada pihak swasta yang mengajukan penawaran sebesar Rp500 juta untuk kontrak satu tahun.

Uang kontrak itu bisa masuk PAD dan keadaan gedung itu juga lebih terawat. Kalau Pemprovsu yang merawat, saya yakin kondisinya akan hancur seperti Stadion Mini Pancing itu,” ungkapnya.

Chairil mengungkapkan, untuk merawatGSG tersebut, Pemprovsu juga harus mengeluarkan anggaran sebesar Rp200 juta per bulan. Dan bila perawatannya diserahkan k epada Dispora Sumut, pihaknya akan menolak.

Chairil justu melihat, penyerahan pengelolaan kepada pihak swasta tersebut solusi terbaik. Apalagi, dalam surat perjanjian tersebut dibuat kesepakatan bahwa gedung ini lebih diutamakan untuk kegiatan-kegiatan Pemprovsu. “Meski akan dikelola swasta, tapi mereka harus mengutamakan kegiatan-kegiatan Pemprov dan sewanya juga harus lebih murah,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Ikatan Serjana Olahraga Indonesia (ISORI) Sumut, Drs Basyaruddin Daulay mengatakan, tidak ada masalah untuk mengontrakkan GSG tersebut asal tetap mengutamakan kegiatan olahraga.

“Dari awal, GSG itu dibangun untuk olahraga. Dan, bila jadi dikontrakkan, ya harus mengutamakan kegiatan olahraga,” harapnya.

Karena itu, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed ini berharap agar Pemprov membuat semacam peraturan kepada pengelola untuk memprioritaskan kegiatan olahraga, termasuk sewa yang murah. “Jangan nanti pihak pengelola sesuka hati menaikkan harga sewa,’’tegasnya. (mag-7)

Berita terkait:

FEATURE

DBL Indonesia North Sumatera Series
PLN Bottom Bar