MEDAN-Gubsu Syamsul Arifin SE berpendapat, banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu di Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, terjadi karena maraknya praktek ilegal loggging di daerah itu.
“Bencana datang biasanya disebabkan beberapa faktor. Untuk banjir bandang di Tapsel, kemungkinan besar dipengaruhi faktor lingkungan yakni kerusakan lingkungan yang terjadi,” kata Syamsul saat meresmikan Radar Cuaca dan Kalibrasi di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah 1 Sumut Jalan Ngumban Surbakti Medan, Kamis (8/4).
Sejak bulan lalu, katanya, curah hujan memang cukup tinggi. Baik di Medan ataupun di daerah lain atau Sumut secara keseluruhan. Salah satu dampaknya adalah terjadinya banjir, tingginya curah hujan bukan satu-satunya penyebab banjir bandang.
“Indikasi kearah itu bisa-bisa saja terjadi. Namun untuk memutuskan apakah memang terjadi ilegal logging atau tidak, harus dilakukan penyelidikan intensif oleh aparat penegak hukum yakni kepolisian,” katanya. (mag-13)