BINJAI- Vera, bocah perempuan berusia 8 tahun ditemukan tewas tak jauh dari rumahnya di Desa Kerpe, Kecamatan Selesai, Langkat. Bocah itu ditemukan dalam keadaan terkapar berlumuran darah di sebuah padang rumput.
Ia diduga diperkosa dan dibunuh oleh warga desa itu juga.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis (10/9) sore sekira pukul 16.00 WIB. Saat itu korban bersama kakaknya Sumija (11), mengembala kambing di tempat padang rumput di sekitar rumah mereka. Tanpa disangka, secara tiba-tiba datang seorang pria yang dikenali sebagai warga desa itu juga. Pria yang juga mengembala kambing langsung menyergap korban sembari mengancam dengan senjata tajam. Pria itu disebut-sebut bernama Anto (20).
Karena melawan, pria itu menggorok leher korban hingga nyaris putus. Melihat hal itu, Sumija mencoba menolong adiknya. Namun naas, dia pun dianiaya hingga tak sadarkan diri. Setelah itu, Anto memperkosa Vera yang sudah berlumuran darah. Puas melampiaskan hasratnya, tersangka langsung meninggalkan kedua korban di semak-semak tempat korban mejaga kambing.
Sekitar pukul 18.00 WIB, Sumarno (35) orangtua korban resah menanti kepulangan kedua anaknya. Karena tak pulang-pulang, Sumarno mencari anaknya di tempat kedua anaknya mengembala kambing. Tidak lama mencari, Sumarno menemukan kedua anaknya dalam kondisi terkapar dan berlumuran darah.
Tanpa buang waktu, dibantu warga sekitar, Sumarno melarikan kedua anaknya ke Rumah Sakit Umum Djoelham Binjai. Namun, Vera sudah tak tertolong lagi dan langsung dilarikan ke RSU Pirngadi Medan untuk diotopsi.
Polresta Binjai bersama Polsek Selesai hingga kemarin (11/9) masih memburu Anto yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Vera.
Kasat Reskrim Polresta Binjai HM Taufik saat dikonfirmasi mengaku, masih melakukan pengejaran terhadap tersangka yang telah diketahui identitasnya itu. “Kita belum mengamankan tersangka, dan sampai saat ini kita terus melakukan pengejaran,” ucap Taufik. (mag-4)